Translate

Selasa, 29 Oktober 2013

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Pembentukan Moral Bangsa

keluarga merupakan unit terkecil di dalam masyarakat. masyarakat merupakan unit yang membentuk moral dan mencerminkan karakter suatu bangsa. karakter merupakan kunci terbentuknya manusia - manusia berkualitas. karenanya keluarga menjadi sarana utama/ dasar pembentukan moral bangsa.

sebagai kunci dari terbentuknya manusia yang berkualitas, pendidikan karakter penting sekali diajarkan sejak dini. sekolah bukan hanya sebagai media pendidikan formal. sekolah juga menjadi media pembentuk moral dan karakter bangsa.

segala masalah yang terjadi di negara kita ini, salah satunya disebabkan krisis moral yg semakin tak terkendalikan.

sebagai contoh, korusi yang sekarang menjadi masalah besar di negri ini juga karena krisis moral para pejabat - pejabat koruptor. selain para pejabat, krisis moral juga terjadi pada generasi muda bangsa yang jauh sekali dari prilaku baik. mulai dari tawuran antar pelajar, sex bebas, sampai hal - hal kecil seperti menyontek, berkata kotor dan sopan santun yang kurang. semua itu, terdengar lumrah sekali di telinga kita.

padahal semestinya, semua hal itu tidak terjadi jika keluarga dan sekolah menjalankan peran mereka dengan baik dalam membentuk karakter generasi muda.

Fungsi keluarga menurut Effendi 1998  khususnya fungsi psikologis adalah memberikan perhatian diantara anggota keluarga, memberikan pendewasaan kepribadian anggota keluarga dan memberikan identitas keluarga. Fungsi pendidikan yaitu salah satunya adalah mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya dalam kehidupan dewasa, serta fungsi sosialisasi yaitu membentuk norma tingkah laku sesuai dengan perkembangan anak.

di dalam keluarga, orang tua seringkali lalai dan mengabaikan masa remaja sebagai fase pembentukan moral. itulah yang terjadi dalam keluarga broken home.

keluarga semestinya memberkan kenyamanan dan kehangatan serta bimbingan di rumah. apa yang dibuat orang tua, itulah yang akan menurun pada anaknya.

begitupun di sekolah. guru memberikan contoh yang baik kepada murid. dan murid menghargai guru yang mengajar. dengan adanya pendidikan karakter di sekolah, generasi muda diharapkan lebih baik dan berkualitas untuk menciptakan bangsa yang jujur dan sejahtera.